"Laksmindra Fitria"

…now this is my one and only blog! :)

Archive for the category “Chef Waluh Quinn”

Nasi Merah Masak Sayur

BAHAN:

- 50 g beras merah
- 1 cup frozen vegetables

TIPS: Frozen vegetables dapat dibeli di supermarket, terdiri dari buncis, wortel, kacang polong, dan jagung yang telah dibekukan. Memang yang paling baik adalah sayuran segar, akan tetapi apabila Anda tidak punya waktu untuk berbelanja, atau hanya membutuhkan sedikit sayuran saja, maka frozen vegetables adalah “pertolongn pertama”. Anda bisa menggunakan sayuran jenis lain, tentunya.

- 150 g daging sapi tanpa lemak

TIPS: Anda juga bisa menggunakan daging ayam. Apabila menggunakan daging ayam, gunakan kaldu bubuk rasa ayam supaya cita rasanya sesuai.

BUMBU:

- 1/4 sdt kaldu bubuk rasa sapi
- 1-2 siung bawang putih
- bubuk ketumbar secukupnya
- bubuk lada secukupnya
- garam secukupnya
- olive oil secukupnya
- 3 cups air

CARA MEMASAK:

• Beras dicuci bersih, tiriskan, masukkan ke dalam magic com.

• Tambahkan 3 cups air atau sesuai dengan kondisi dan sifat beras Anda, masukkan frozen vegetables dan kaldu bubuk, aduk hingga rata.

• Daging dicuci bersih, potong tipis, taruh di dalam mangkuk tahan panas.

• Bawang putih dipotong-potong tipis/dihaluskan bersama garam, tambahkan air sedikit saja (cukup untuk merendam daging), masukkan bubuk ketumbar dan bubuk lada, aduk hingga rata, lalu siramkan di atas daging.

• Kukus daging bersama nasi yang ditanak dalam magic com hingga matang. Apabila alat sudah mati tetapi nasi belum matang, tambahkan air secukupnya.

• Sajikan dalam keadaan hangat. Tambahkan sedikit olive oil sesaat sebelum dinimati untuk menambah cita rasa dan nilai gizinya.

SELAMAT MENCOBA!

Photobucket by chef Waluh Quinn

* thanks to Arief TNG for the original recipe

The 100th Post

This is the 100th post of the blog.
Yes, this is it… No, only this, nothing else.
What a celebration…

Tidak Suka Oatmeal? Muesli Aja…

Apakah Anda sedang berusaha menurunkan berat badan (fatloss) dengan cara memperbaiki pola makan? Atau Anda sedang berusaha menjaga kadar kolesterol untuk memelihara kesehatan jantung Anda? Ataukah Anda sedang mencoba “hijrah” ke gaya hidup sehat alias healthy life style? Ketiga macam pertanyaan tersebut di atas semuanya berhubungan erat dengan bahan makanan yang disebut oatmeal. Bahan makanan yang satu ini sungguh kaya manfaat akan tetapi sayangnya tidak semua orang bisa “berteman baik” dengannya. Ada yang mengatakan bahwa penampilannya tidak menyenangkan dan cita rasanya pun “aneh”. Mungkin karena belum terbiasa saja, mengingat bahan makanan ini bukan berasal dari tanah air alias impor sehingga lidah kita yang terbiasa dengan nasi, ubi, singkong, atau jagung terasa asing dengannya. Untuk mengenal oatmeal secara lebih baik, silakan baca di SINI.

Bagi mereka yang tidak suka dengan oatmeal, namun ingin tetap mendapatkan manfaat oatmeal, mengapa tidak mencoba “teman dekat” si oatmeal ini? Namanya Muesli. Muesli atau Müesli (bahasa Jerman-Swiss) atau Müsli (bahasa Jerman) adalah semacam sereal yang sangat popular di Swiss sebagai menu sarapan. Nama lengkapnya adalah “Birchermüesli” sesuai dengan orang yang pertama kali mempopularkannya, yaitu dr. Bircher-Benner. Selain di Swiss, menu ini juga dinikmati warga Jerman sebagai menu makan sore. “Birchermüesli complet” adalah muesli yang dihidangkan dengan butterbrot (roti mentega) dan kopi susu.

Muesli diperkenalkan oleh dokter Maximillian Oskar Bircher-Benner (1867-1939), seorang dokter asal Swiss. Pada tahun 1897, dr. Bircher-Benner mendirikan klinik kesehatan di Swiss, tempat ia mempraktekkan terapi holistiknya yang meliputi pengaturan menu diet makanan sehat, jalan-jalan untuk kesehatan, mandi dan berenang, serta berjemur. Ia juga melengkapi metode terapinya tersebut dengan alat-alat latihan fisik. Dapat kita lihat bahwa klinik kesehatan yang dirancang oleh dr. Bircher-Benner ini dapat dikatakan sebagai cikal bakal gym atau pusat kebugaran yang popular sekarang ini

Pada saat itu, masyarakat percaya bahwa daging (unsur hewani) adalah bahan makanan yang terbaik, sementara sayuran dan buah-buahan (unsur nabati) adalah makanan untuk orang miskin. Akan tetapi dr. Bircher-Benner yakin bahwa sayuran dan buah-buahan yang ia sebut sebagai “food of the sunlight” adalah bahan makanan yang tak kalah dalam hal gizi dan manfaatnya.

Sejarah penemuan muesli ini dimulai pada sekitar tahun 1900, ketika dr. Bircher-Benner mempersiapkan menu makanan sehat bagi pasien-pasien di kliniknya untuk memenuhi kebutuhan diet yang kaya akan buah-buahan dan sayuran segar, sebagai bagian yang penting dari terapi yang dilakukannya. Ia terinspirasi oleh suatu menu yang pada awalnya terlihat sangat aneh, yang disajikan kepadanya dan istrinya ketika mereka berdua sedang berekreasi mendaki pegunungan Alpen. Ia kemudian meracik menunya sendiri, memberi nama “d’Spys” yang dalam bahasa Jerman-Swiss berarti “hidangan” sedangkan dalam bahasa Jerman, die Speise berarti bumbu/rempah-rempah. Mulai tahun 1960-an, menu muesli ini makin berkembang dan popular di negara-negara barat sebagai makanan untuk kesehatan (health food) dan diet vegetarian.

Bahan utama muesli terutama adalah oatmeal, emping/keripik seperti cornflakes, serta serealia lain seperti gandum, rye (Secale cereale), dan barley (Hordeum vulgare). Kemudian ditambahkan bahan- bahan lainnya berupa: aneka buah- buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Selain itu dapat pula ditambahkan madu, rempah-rempah, coklat bubuk, dll. Dijamin jaauuh lebih “berasa” dibandingkan kalau makan oatmeal saja tanpa tambahan bahan-bahan yang disebutkan  Bahan-bahan yang digunakan dalam membuat muesli dapat dalam keadaan segar atau yang telah dikeringkan, tinggal campur-campur aja semuanya. Masih ga mau repot? Tinggal beli aja. Muesli yang sudah dalam bentuk kemasan dapat diperoleh di supermarket terkemuka di tanah air kok.

Untuk penyajiannya, dapat ditambahkan susu, yogurt, minuman kopi, minuman coklat, jus buah-buahan, atau cukup air saja. Muesli tradisional dinikmati dengan jus jeruk bukan dengan susu. Nah, kebayang kan gimana segernya, ga eneg seperti kalau makan oatmeal aja?

Kalau Anda ingin membuat sendiri muesli Anda supaya lebih “fresh“, berikut ini bahan-bahannya:

  • Oatmeal atau gandum utuh yang telah direndam dalam air atau jus buah
  • Emping/kripik (flakes) dari biji-bijian atau kacang-kacangan, seperti: jagung, kenari, almond, walnut, kedelai, dll.
  • Potongan buah-buahan (segar atau kering), seperti: pisang, apel, beri, anggur, mangga, stroberi, nangka, kismis, dll.
  • Produk susu, seperti: susu, yogurt, krim, keju, whey, dll. Bagi yang sedang menjalani diet fatloss, pilihlah produk susu yang rendah lemak dan rendah karbo, tentunya.
  • Bahan-bahan tambahan lain, seperti: jus buah-buahan, madu, minuman kopi, minuman coklat, bubuk kayu manis, dan rempah-rempah lain yang Anda sukai.

Makin menggoda selera yak? Buruan ke supermarket untuk mencari bahan-bahan yang dibutuhkan atau simply, ke Sup*rindo aja, beli yang sudah siap dalam bentuk kemasan, tinggal dimasak… Ehm, saya ga bermaksud promosiin ntu toko loh, tapi produk muesli yang dijual di toko itu menurut saya udah lengkap, harganya juga ga mahal & posisi paling deket dari rumah… Lhah malah jadi promosi kan? Komposisinya: oat, emping gandum, emping barley, emping hitam, pisang, kurma, emping jagung, biji bunga matahari, flax seed, aprikot, dan hazelnut. Dijual per kemasan 1 kg, kodenya 365 yak… Sekalian aja lah promosinya, tanggung Nih foto muesli lengkap dengan  penjualnya

Resep original Birchermüesli sebenarnya jauh berbeda dari muesli modern, karena jauh lebih banyak mengandung unsur buah-buahan ketimbang unsur serealia-nya. Namun semuanya dikembalikan lagi kepada kita, apakah akan mengikuti resep aslinya atau memodifikasikannya. Yang jelas keduanya sama baiknya, karena berasal dari sumber-sumber alami yang kaya manfaat. Yang membedakan adalah kandungan vitamin, mineral, serat, metabolit, dll. yang memang spesifik pada bahan-bahan nabati. Untuk itu, gunakan bahan-bahan yang sesuai dengan kebutuhan Anda

Berikut ini resep original Birchermüesli alias d’Spys untuk 1 serving (porsi penyajian):

  • 1 sendok makan oatmeal, rendam dalam 2-3 sendok makan air selama semalaman (overnight) supaya empuk.
    Gunakan “quick oatmeal” atau “instant oatmeal ” kalau tidak mau berlama-lama dengan proses perendaman ini. Selain hemat waktu, “oatmeal cepat”  sudah tidak mengandung asam fitat (phytic acid) yang merupakan antinutrien dan chelator yang menghambat penyerapan mineral seperti seng (Zn), besi (Fe), kalsium (Ca), dan magnesium (Mg), sehingga dapat bermanfaat sebagai sumber antioksidan.
  • 1 sendok makan jus (perasan) lemon.
  • 1 sendok makan krim atau susu kental.
    Resep asli lebih banyak menggunakan susu kental daripada krim untuk alasan hygiene karena pada saat itu sedang ada wabah tuberculosis. Orang banyak menghindari produk susu segar karena pada saat itu belum tersedia secara luas metode pasteurisasi dan teknologi mesin pendingin (kulkas).
  • 1 sendok makan kacang hazelnut atau almond.
    Kalau ngga ada bisa diganti dengan kacang-kacangan atau biji-bijian lain seperti walnut, kenari, kedelai, kacang hijau, kacang tanah, kacang polong, dll. Hmm jadi ga asli lagi donk ya resepnya klo diganti-ganti gini… Heheh
  • 200 gram apel atau kira-kira setara dengan 1 buah apel ukuran besar, lebih nikmat menggunakan apel yang berasa sedikit masam misalnya apel hijau. Apel diparut halus beserta kulitnya, lalu dicampurkan ke dalam bahan-bahan lain sesaat sebelum disajikan.
  • Madu atau gula secukupnya (gunakan gula sesedikit mungkin).

Nah, bagaimana? Menarik, bukan? Semoga dengan adanya bantuan dari “sahabat baru” kita si Muesli ini, Anda bisa mulai “berteman baik” dengan oatmeal. Dapatkan manfaat yang berharga dari oatmeal, bahkan dengan mengkonsumsi muesli, Anda akan mendapatkan ekstra manfaat karena adanya bahan-bahan yang Anda pilih sendiri untuk ditambahkan ke dalam menu muesli Anda

SELAMAT MENCOBA!

Photobucket by chef Waluh Quinn

Omelet Sehat

BAHAN:

- 2 butir telur ayam
- 1 genggam brokoli
- 1 genggam jamur merang
- 1 buah daging dada ayam

TIPS: Jamur merang bisa digantikan dengan jamur jenis yang lain. Untuk variasi, dapat ditambahkan bahan-bahan sayuran lainnya, seperti: wortel, paprika, bawang Bombay, dll. sesuai selera.

BUMBU:

- 4 buah bawang merah
- 1 buah daun bawang
- bubuk bawang putih secukupnya
- garam secukupnya
- lada secukupnya

TIPS: Garam bersifat optional, bagi yang sedang diet sodium, gunakan garam diet yang dapat diperoleh di supermarket. Lada dapat menggunakan lada putih atau lada hitam, sesui selera.

CARA MEMASAK:

• Brokoli dipotong-potong berdasarkan kuntumnya, cuci bersih, lalu tiriskan.

• Daging ayam dicuci bersih, bila Anda menggunakan dada ayam utuh (bukan fillet), buang kulitnya dan bersihkan tulangnya. Potong daging secara memanjang atau bentuk dadu, lalu tiriskan.

• Ambil wajan antilengket, panggang daging ayam bersama-sama dengan brokoli menggunakan api kecil hingga daging ayam dan brokoli berubah warna.

• Jamur merang diblansir, belah menjadi beberapa potongan kecil, lalu tiriskan.

• Bawang merah dan daun bawang diiris tipis-tipis.

• Ambil mangkok, pecahkan telur ayam, masukkan semua bahan-bahan yang ada, tambahkan bubuk bawang putih, garam, dan lada secukupnya, lalu kocok sampai tercampur rata.

• Masukkan ke dalam wajan antilengket, masak omelet dengan api kecil, jangan lupa tutup wajan ketika memasak. Setelah permukaan atas agak mengering, balikkan, tunggu sampai matang. Siap disajikan.

TIPS: Dapat langsung dimakan sebagai kudapan (snack) “hi-protein hi-fiber lo-carbs” untuk segala waktu, pagi-siang-sore-malam. Tambahkan saus tomat atau saus sambal bila suka. Untuk makan malam (dinner) tambahkan salad sayur untuk meningkatkan dan menyeimbangkan nilai gizinya.

SELAMAT MENCOBA!

Photobucket by chef Waluh Quinn

Salad Sapi BBQ

BAHAN:

- 1 cup daging sapi tanpa lemak
- 1 tangkai brokoli
- 1 cup tomat ceri
- 1 buah zucchini atau kyuri (timun jepang)
- 1 cup jamur merang (bisa diganti jamur jenis apa saja sesuai selera)
- 1 buah bawang Bombay ukuran sedang

TIPS: Ukuran bahan yang digunakan dalam resep ini tidak mutlak, silakan ditambah atau direduksi sesuai kebutuhan. Jenis sayuran dan bahan dapat diganti-ganti untuk variasi, yang saya gunakan ini seadanya, yang di kulkas saja waktu itu :P

BUMBU:

- 1 sendok makan bumbu BBQ siap pakai
- 3 sendok makan minyak zaitun atau secukupnya
- 3 sendok makan cuka apel atau secukupnya

CARA MEMASAK:

• Daging sapi dicuci bersih, tambahkan bumbu BBQ, campur hingga merata, lalu diamkan di lemari pendingin selama 1-2 jam supaya meresap. Panggang daging sapi sampai matang lalu potong-potong bentuk dadu (ukuran sate)
• Brokoli dibelah-belah perkuntumnya (sesuaikan ukurannya), cuci bersih lalu diblansir
• Tomat ceri dicuci bersih, masing-masing belah menjadi 2-4 (sesuaikan ukurannya)
• Zucchini atau kyuri dicuci bersih, belah, buang bijinya, lalu potong kecil-kecil (sesuaikan ukurannya)

TIPS: Biji zucchini atau kyuri dapat saja digunakan, namun keberadaan biji akan membuat salad menjadi lebih berair dan tidak tahan lama apabila salad akan disimpan (tidak langsung dihabiskan).

• Jamur diblansir, apabila menggunakan yang ukurannya sedang/ besar, belah menjadi beberapa bagian (sesuaikan ukurannya)
• Bawang Bombay dikupas, potong kecil-kecil atau bentuk cincin sesuai selera
• Ambil mangkok, masukkan semua bahan satu per satu lalu aduk-aduk hingga tercampur semuanya
• Tambahkan minyak zaitun dan cuka apel, cicipi. Siap dihidangkan :D

TIPS: Menu sehat untuk makan malam Anda. Dapat dijadikan makanan selingan (kudapan) apabila Anda merasa lapar sebelum jam makan besar. Juga dapat dinikmati untuk lauk makan siang, tambahkan kentang kukus, makaroni, atau nasi merah untuk memenuhi kebutuhan energi Anda. Apabila tidak habis, masukkan ke dalam food container lalu simpan di dalam lemari pendingin.

SELAMAT MENCOBA!

Photobucket by chef Waluh Quinn

Telur Ceplok Kuah Bawang

BAHAN:

- 2 butir telur
- 1 buah bawang Bombay ukuran kecil
- 1 buah daun bawang (loncang)

BUMBU IRIS:

- 3 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1-2 buah cabe merah
- 1 buah tomat merah

BUMBU PELENGKAP:

- Kecap manis secukupnya
- Garam secukupnya
- Lada hitam secukupnya
- 1 sendok makan minyak goreng untuk menumis
- 1 cangkir air (150 mL)

CARA MEMASAK:

• Telur diceplok (dimasak telur mata sapi), masing-masing dibagi menjadi 4, lalu sisihkan.

TIPS: Gunakan wajan antilengket atau egg-poacher sehingga Anda tidak memerlukan minyak sama sekali untuk membuat telur ceplok. Mulailah mengurangi makanan yang digoreng secara deep-fried untuk meminimalisir trans-fat yang berefek buruk bagi kesehatan jantung Anda.

• Bawang Bombay dikupas, dibelah, lalu diiris memanjang.

• Daun bawang dicuci bersih, lalu diiris tipis.

• Tumis bumbu iris sampai harum, tambahkan air, kecap, garam, dan lada hitam, aduk-aduk, lalu cicipi.

• Masukkan telur ceplok, diamkan sebentar hingga bumbu meresap dan kuah sedikit menyusut. Siap disajikan. Dapat langsung dinikmati atau dijadikan sebagai lauk nasi/oatmeal.

SELAMAT MENCOBA!

Photobucket by chef Waluh Quinn

8 Bumbu Dapur Terpopuler sebagai Tanaman Obat

Tanaman yang berkhasiat obat, atau yang sering disebut sebagai tanaman herbal, telah menjadi bagian dari setiap budaya dan tradisi medis sejak awal manusia hidup di bumi. Tanaman-tanaman ini dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit, mulai dari pilek, masalah pencernaan, pernafasan, peredaran darah, reproduksi, dan berbagai sistem tubuh lainnya, hingga untuk mengatasi depresi dan lain-lain gangguan kejiwaan.

Anda mungkin terkejut mengetahui bahwa beberapa jenis tanaman yang biasa digunakan untuk meningkatkan citarasa makanan (bumbu) dan membangkitkan selera makan Anda ternyata juga memiliki kemampuan penyembuhan yang luar biasa. Tanaman-tanaman ini dapat dengan mudah Anda tanam dan pelihara di rumah sehingga kapan pun apabila sewaktu-waktu Anda membutuhkannya, maka Anda akan dengan mudah dan cepat mendapatkannya.

Teruslah menyimak artikel berikut ini untuk mempelajari manfaat kesehatan dari berbagai tanaman yang selama ini lebih sering Anda gunakan di dapur sebagai bumbu pada masakan Anda :)

1. Rosemary (Rosmarinus officinalis), Familia: Lamiaceae

Rosemary telah digunakan sebagai nutrisi otak dalam pengobatan tradisional China (TCM) selama ribuan tahun lamanya. Rosemary mengandung minyak atsiri yang membantu merangsang aktivitas otak dna meningkatkan kewaspadaan. Salah satu senyawa yang terkandung di dalam tanaman ini adalah cineole, yang diketahui dapat meningkatkan kemampuan otak dan daya pikir. Jadi, Anda bisa meningkatkan energi Anda dengan rosemary di pagi hari. Selain itu, tanaman ini juga dapat membantu pencernaan, mengatasi perut kembung, dan memelihara sistem kekebalan tubuh. Anda bisa mengkonsumsi rosemary sebagai teh, digunakan sebagai campuran dalam sup, ataupun digunakan sebagai aroma terapi di dalam rumah Anda. Minyak rosemary dapat mengatasi kulit kepala yang kering dan gatal. Rsemary juga mengandung antioksidan yang bisa mengurangi level zat karsinogen (pemicu kanker) pada makanan yang dibakar.

Tips menanam: Rosemary perlu terpapar banyak cahaya dan sensitif pad akondisi air yang terlalu banyak, sehingga jagalah media tanamnya agar tetap kering dan sedikit lembap.

2. Daun Mint (Mentha sp.), Familia: Lamiaceae

Peppermint (M.piperita atau M.balsamea ), spearmint (M.spicata atau M.cordifolia), dan species tanaman mint lainnya dianggap sebagai salah satu tanaman yang paling serbaguna dalam sejarah pengobatan tradisional. Daun mint dipercaya dapat membantu meningkatkan kesehatan saluran cerna. Selain itu, daun mint kaya akan antioksidan yang mendukung kesehatan mata dan liver, serta membantu menghilangkan racun berbahaya dari dalam tubuh (detoksifikasi). Anda bisa mengkonsumsi daun mint dengan cara disedu sebagai teh dan minum setengah jam setelah makan untuk membantu menyembuhkan gangguan pencernaan. Khasiat daun mint yang lain adalah sebagai aromaterapi untuk meredakan sakit kepala, mual-mual, gangguan pernafasan, dan asma. Daun mint juga dapat dimanfaatkan untuk menghaluskan kulit, mengatasi infeksi, gatal-gatal, jerawat, dan akibat gigitan nyamuk dan serangga.

Tips menanam: Daun mint adalah tanaman yang mudah ditanam dan bersifat invasif, jadi pastikan untuk menanamnya di dalam pot tersendiri.

3. Jahe (Zingiber officinale), Familia: Zingiberaceae

Jahe sangat populer sebagai tanaman herbal yang dapat membantu mengembalikan kesegaran tubuh. Berdasarkan sejumlah penelitian, manfaat jahe yang diketahui antara lain adalah untuk merangsang pelepasan adrenalin dan memperlebar pembuluh darah (vasodilatasi) sehingga akam memperlancar peredaran darah, menghangatkan tubuh, serta menurunkan tekanan darah. Jahe mengandung berbagai komponen bioaktif yang berguna bagi kesehatan, yang memiliki berbagai manfaat seperti bertidak sebagai antikoagulan atau mencegah penggumpalan dan penyumbatan pembuluh darah sehingga dapat membantu mencegah berbagai macma penyakit. Jahe juga mampu menghambat produksi serotonin, yaitu senyawa kimia yang menyebabkan perut berkontraksi sehingga timbul rasa mual.

Tips menanam: Jahe dapat diperbanyak dengan cara menanam rimpangnya atau memisahkan anakannya. Pilih rimpang yang sudah cukup tua untuk ditanam.

4. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza), Familia: Zingiberaceae

Temulawak merupakan tanaman herbal yang sangat populer di Indonesia, khususnya untuk masyarakat Jawa. Temulawak bermanfaat untuk memelihara kesehatan dengan meningkatkan sistem imun dan sebagai antioksidan. Temulawak yang merupakan tumbuhan asli Indonesia ini terbukti dapat meningkatkan kesehatan liver dan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) melalui kandungan curcumin-nya. Di samping itu, anggota keluarga empon-empon ini juga dapat digunakan untuk mencegah maupun menyembuhkan penyakit hepatitis-B. Temulawak juga dapat digunakan sebagai obat penurun panas, obat batuk, obat asma, obat malaria, mengatasi anemia/kurang darah, melancarkan peredaran darah, menghambat penggumpalan darah, menyembuhkan pegal-pegal, sebagai peluruh haid dan keputihan, memperbaiki gangguan pencernaan dan menambah nafsu makan, mengatasi peradangan, mengobati berbagai penyakit kulit seperti eksim dan jerawat, serta untuk meningkatkan stamina.

Tips menanam: Temulawak paling baik ditanam di lahan-lahan yang teduh dan terlindungdari teriknya sinar matahari. Namun demikian, tanaman ini juga memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap berbagai cuaca di daerah tropis.

5. Bawang putih (Allium sativum), Familia: Amaryllidaceae

Bawang putih telah dikenal memiliki khasiat kesehatan sejak lama untuk memperbaiki sistem tubuh. Berbagai penelitian menemukan bahwa zat aktif yang terkandung di dalam bawang putih yang disebut allicin dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, menghancurkan bekuan darah dalam arteri sehingga memperlancar peredaran darah serta mengurangi tekanan darah tinggi. Allicin juga berperan sebagai bahan antibiotik dan antifungal. Senyawa bioaktif yang lain adalah allixin, yang penting sebagai antioksidan, antimikrobia, antitumor, dan memperbaiki fungsi syaraf (efek neurotropik). Allyl methyl sulfide (AMS) adalah senyawa dalam bawang putih yang memberikan aroma menyengat, dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk dan serangga (repellent).

Tips menanam: Tanaman bawang putih tidak tahan terhadap curah hujan yang tinggi karena dapat merusak daun dan menghambat pertumbuhan serta pembentukan umbi. Oleh karena itu, untuk menanam bawang putih sebaiknya dilakukan di awal musim kemarau.

6. Daun Kemangi (Ocimum basilicum), Familia: Lamiaceae

Daun kemangi, atau disebut juga daun basil, yang sering kita konsumsi sebagai lalapan ternyata kaya akan berbagai nutrisi penting yang berguna bagi kesehatan. Kemangi kaya akan beta- karoten yang baik untuk kesehatan mata karena beta-karoten adalah prekursor vitamin A. Selain itu beta- karoten merupakan antioksidan, sehingga dapat melindungi sel-sel dari kerusakan. Kemangi juga kaya akan magnesium yang penting dalam fungsi-fungsi biologik. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi buah dan sayuran yang kaya beta-karoten dan magnesium menurunkan risiko terkena kanker dan penyakit jantung. Kandungan senyawa 1,8-sineol berfungsi untuk menenangkan, merangsang ativitas syaraf pusat, dan melebarkan pembuluh darah. Bagi pria, senyawa ini dapat mengatasi masalah ejakulasi prematur dan zat arginin-nya dapat mempertinggi daya tahan sel sperma serta mencegah kemandulan. Bagi wanita, senyawa anetol, boron, eugenol, dan stigmasterol-nya mampu merangsang produksi estrogen, membunuh jamur penyebab keputihan (Candida albicans) , serta merangsang pematangan sel telur.

Tips menanam: Menanam kemangi tidak sulit karena tanaman ini bisa hidup di mana saja, dapat tumbuh dengan baik di daerah panas maupun dingin. Perbedaan kondisi lingkungan hanya akan membuat perbedaan penampilan tanaman saja tanpa mengurangi khasiatnya.

7. Daun Ketumbar (Coriandrum sativum), Familia: Apiaceae

Bentuk daunnya mirip daun seledri namun warnanya lebih muda dengan aroma tajam yang menyengat. Daun ketumbar dapat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membersihkan darah kotor, memperlancar sistem pencernaan, dan menambah nafsu makan. Selain memperkaya citarasa masakan, bumbu herbal ini juga membantu meredakan nyeri otot. Limonene, flavonoid yang terkandung di dalam tanaman ini, dapat menghambat penyerapan lemak-lemak jenuh sehingga dapat mengatasi perut buncit. Kandungan kaempferol-nya bisa membangkitkan rasa senang dan semangat Anda. Kandungan borneol-nya menjadi bahan antiseptik untuk membunuh virus dan bakteri. Bumbu segar ini juga mengandung antioksidan caffeic acid dan chlorogonic acid yang melawan radikal-radikal bebas sehingga menurunkan risiko kanker kulit.

Tips menanam: Tanaman ini cenderung sulit untuk tumbuh. Taburkan benih ketumbar dalam jumlah banyak di tanah yang dangkal. Perhatikan kecukupan sinar matahari dan air.

8. Peterseli (Petroselinum crispum), Familia: Apiaceae

Peterseli atau parsley digunakan dalam pengobatan tradisional China untuk menjaga kesehatan liver dan mata. Peterseli mengandung luteolin yang terbukti membantu melindungi mata dari kerusakan radiasi ultraviolet dan dari glikasi, sebuah proses di mana molekul gula menempel dan membalut protein, sehingga berpotensi merusak retina. Tanaman ini juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang tinggi, terutama vitamin A dan C, dan komponen-komponen lain yang berkhasiat membersihkan racun dari dalam tubuh seperti klorofil. Peterseli juga banyak digunakan untuk membantu masalah pencernaan seperti meredakan kembung, retensi cairan, gangguan lambung dan usus, juga mengurangi nyeri pada rematik dan gout. Kandungan tinggi vitamin C, asam amino, kalium, dan asam folat pada peterseli menjelaskan mengapa herba ini baik untuk jantung, pencernaan, tekanan darah, dan mengatasi nyeri. Peterseli juga mengandung antihistamin dan antioksidan yang membantu mengatasi peradangan. Peterseli juga dapat digunakan sebagai pereda batuk dan demam, mengatasi nyeri haid, batu ginjal, batu empedu, dan menyegarkan pernapasan.

Tips menanam: Peterseli tidak memerlukan banyak paparan matahari sehingga tempatkanlah di tempat yang teduh dan terlindung. Tanaman ini termasuk jenis yang lambat tumbuhnya.

Demikianlah 8 tanaman herbal yang kaya akan khasiat bagi kesehatan kita, dan dapat Anda tanam sendiri di rumah. Selain sebagai tanaman hias, kedelapan tanaman yang hebat ini dapat menjadi teman setia Anda di dapur dan di meja makan, juga untuk persediaan apabila sewaktu-waktu Anda memerlukannya untuk mengatasi masalah kesehatan. Pastikan Anda merawat tanaman ini sesuai dengan kebutuhannya, terutama kecukupan paparan sinar matahari dan kebutuhan airnya.

Tanaman apakah yang sekiranya menduduki ranking ke-9, 10, 11, 12, dst.? ;-)

Untuk itu, saya minta bantuan dari para pembaca sekalian untuk menginformasikan kepada saya mengenai tanaman favorit Anda dan alasannya mengapa layak menjadi kandidat bumbu dapur yang populer sebagai tanaman obat berikutnya. Saya tunggu ya… :D

* disarikan dari Sportindo.com the Magz, dan telah dikembangkan menggunakan berbagai sumber

Healthy Bites Oatmeal Cookies

Healthy Bites Oatmeal Cookies®
dan Pola Makan 5-6 Kali Sehari
untuk Program Penurunan Berat Badan (fatloss)

Apa sih Oatmeal itu?
Oatmeal memang bukan berasal dari Indonesia tetapi berasal dari kawasan Asia Kecil atau bagian Eropa Tenggara. Di Indonesia, sudah begitu banyak orang yang mengenal oatmeal dan manfaatnya untuk kesehatan, sehingga oatmeal menjadi salah satu bahan makanan sehat yang dikonsumsi setiap hari. Cara yang paling umum untuk memasak oatmeal adalah dengan membuat bubur oatmeal. Namun sebagian orang kurang menyukai citarasa oatmeal yang tawar dengan tekstur yang sedikit lengket. Penambahan potongan buah-buahan segar, kismis, bubuk coklat, kayu manis, rebusan daging, jamur, sayuran, dll. dapat menambah citarasanya sehingga tidak eneg. Sebenarnya ada banyak cara mengolah oatmeal menjadi santapan yang lebih menarik dan lezat namun tetap sehat. Bagi yang belum mengetahui tentang oatmeal, uraian berikut ini bisa membantu menjelaskan tentang oatmeal.

Oatmeal diperoleh dari tanaman oat (Avena sativa). Biji oat utuh yang dihancurkan atau digiling kasar diproses dan menghasilkan oatmeal. Oatmeal umumnya dikonsumsi dalam bentuk bubur, akan tetapi dapat juga digunakan dalam pembuatan produk-produk makanan yang dipanggang seperti cake, roti dan cookies.  Selain itu, oatmeal juga dapat digunakan sebagai campuran sereal dan sering dikonsumsi bersama susu, atau sebagai topping untuk yogurt atau es krim.

Oatmeal dikategorikan sebagai makanan sehat (healthy food) sumber karbohidrat karena nilai gizinya. Oatmeal mengandung serat pangan (dietary fiber) yang disebut beta-glukan. Beta-glukan tergolong serat pangan larut air (soluble dietary fiber). Sudah lebih dari 40 studi ilmiah mengenai oatmeal yang hasilnya memperlihatkan kemampuannya dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh tanpa menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) yang dibutuhkan tubuh. Manfaat ini terkait dengan adanya kandungan beta-glukan yang terdapat dalam oat tersebut. Oat adalah biji-bijian utuh (whole grain) pertama yang diakui oleh FDA (Food and Drug Administration) yang dapat membantu menurunkan kadar LDL.

Selain membantu menurunkan kolesterol, kandungan serat pangan dalam oatmeal juga dapat membantu menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan risiko timbulnya penyakit diabetes mellitus tipe 2 (DM2), seperti yang dinyatakan oleh American Diabetes Association. Oatmeal dijuluki sebagai sebagai “slow carbs” oleh The Glycemic Index Foundation, karena serat pangannya memperlambat penguraian karbohidrat dalam pencernaan, sehingga kadar gula darah menjadi lebih stabil dan energi tubuh tersedia lebih lama. Oatmeal memiliki indeks glikemik (IG) menengah, yaitu 250 gram oatmeal memiliki IG sebesar 58.

Indeks Glikemik atau IG adalah angka yang menunjukkan potensi peningkatan gula darah dari karbohidrat yang tersedia dalam suatu pangan, atau secara sederhana dapat dikatakan sebagai tingkatan atau ranking pangan menurut efeknya terhadap kadar glukosa darah. Semakin tinggi nilai IG, maka semakin mudah dan semakin cepat pula bahan pangan tersebut dicerna sehingga menyebabkan peningkatan kadar gula darah. Gula dalam darah (glukosa) selanjutnya akan dimasukkan ke dalam sel untuk dikonversi menjadi energi berupa kalori (apabila kita aktif bergerak) atau akan disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk glikogen dan lemak.

Sekarang mari kita coba bandingkan IG oatmeal dengan IG dari beberapa pangan sumber karbohidrat yang sudah akrab dengan kita selama ini :D

  • Nasi putih = 64
  • Nasi merah = 55
  • Roti putih = 70
  • Es krim = 61
  • Spaghetti = 42
  • Popcorn = 72
  • Pisang = 52
  • Kentang = 70
  • Apel = 38
  • Madu = 55

Orang yang kelebihan berat badan (overweight, obese) sebagian besar diakibatkan karena di dalam tubuhnya terlalu banyak timbunan lemak. Jadi, jika kita ingin mengurangi berat badan secara aman, sehat, dan efektif, konsumsilah oatmeal, atau makanan yang mengandung oatmeal, dan makanan lain yang kaya serat pangan (memiliki nilai IG rendah atau menengah), karena akan memuaskan rasa lapar kita namun tetap membantu kita agar tidak makan berlebih, yang mengakibatkan over calories, yang menjadi penyebab awal kegemukan :)

Healthy Bites Oatmeal Cookies®

Manfaat oatmeal begitu menyehatkan bagi tubuh sehingga dipilih oleh Healthy Bites dan diformulasi sedemikan rupa untuk mendapatkan snack yang sehat. Healthy Bites Oatmeal Cookies® ini dibuat dari bahan utama oatmeal ditambah dengan kismis dan kacang almond yang mengandung fitonutrisi bermanfaat seperti antioksidan, vitamin, dan mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Healthy Bites Oatmeal Cookies® diproses sedemikan rupa sehingga diperoleh citarasa yang sempurna dan cocok dijadikan sebagai bagian dari menu keseharian Anda. Selain itu, Healthy Bites Oatmeal Cookies® kaya akan serat pangan yang akan membantu mengontrol asupan kalori tubuh dan membantu program diet kita. Kandungan serat pangan dalam Healthy Bites Oatmeal Cookies® ini juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat, meningkatkan kekebalan tubuh, dan memperbaiki kerja sistem pencernaan.

Oatmeal cookies yang diproduksi oleh Healthy Bites ini termasuk tinggi kandungan protein dan serat pangannya dibandingkan dengan cookies pada umumnya. Tabel 1 berikut ini memperlihatkan informasi nilai gizi Healthy Bites Oatmeal Cookies®.

Tabel 1. Informasi Nilai Gizi Healthy Bites Oatmeal Cookies®

Pola Makan 5-6 Kali Sehari

Pola makan 5-6 kali sehari terbukti lebih efektif dibandingkan dengan pola makan 3 kali sehari untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan massa otot lebih cepat. Mengkonsumsi makanan dan snack yang rendah karbo, kaya protein, kaya serat pangan, dan kaya nutrisi dengan pola 5-6 kali sehari setiap 2-3 jam telah terbukti menjadi cara yang paling efektif untuk memperbaiki metabolisme tubuh. Tubuh kita akan menjadi semakin kuat dan tingkat energi kita tetap stabil sepanjang hari.

Ada lima manfaat utama yang dapat kita peroleh dengan mengikuti pola makan 5-6 kali sehari, yaitu:

  • Tubuh menjadi lebih berenergi
  • Dapat mengurangi rasa lapar dan kecanduan makanan
  • Dapat mengontrol kadar gula darah dan produksi insulin
  • Dapat mengurangi kadar lemak dalam tubuh
  • Dapat mempertahankan dan meningkatkan massa otot

Bagi sebagian orang mungkin agak sulit untuk menerapkan pola makan 5-6 kali sehari karena belum terbiasa. Tabel 2 berikut ini adalah contoh pola makan 5-6 kali sehari yang dapat membantu mempermudah penerapan pola makan ini. Selanjutnya, kembangkanlah sendiri menu makan Anda sekreatif mungkin dengan tetap menjaga gizi dan kalori namun tanpa mengurangi kelezatan gairah makan :)

Tabel 2. Contoh pola makan 6 kali sehari berdasarkan kebutuhan energi 2000 kkal.

Sebagai salah satu makanan sehat, Healthy Bites Oatmeal Cookies® dapat dikonsumsi pada waktu snack atau disela-sela kesibukan untuk mengontrol sehingga kita tidak makan berlebih pada waktu makan besar (main course)Healthy Bites Oatmeal Cookies® dapat juga dijadikan sebagai sajian snack sehat untuk keluarga, teman, atau tamu kita, snack sehat di perjalanan, atau sebagai bekal snack ke sekolah, ke kantor, ke gym, atau ke mana saja.

Jadi jika ingin sehat, terapkan pola makan sehat dan pola hidup sehat dalam keseharian kita, dan jangan lupa untuk selalu menyempatkan diri berolahraga 4-5x dalam seminggu :D

Sumber:
Arief T. Nur Gomo
Head of Research and Development Department P.T. Bionic Natura, Health Food
Contributor to Nutrition and Healthy Food Recipes in Denny Santoso’s DuniaFitnes

Sup Makaroni

Ini adalah resep masakan yang saya contek dari seorang sahabat saya: koko Djony Kurniawan… Anda juga ingin sharing resep masakan favorit Anda di sini? monggo, silakan, dengan senang hati akan saya praktekkan dan hidangkan di blog saya ini :D kadang-kadang chef Waluh Quinn lagi ga punya ide mau masak apa tapi dapur harus tetep ngepul :lol:

BAHAN UTAMA:

  • 2 bungkus makaroni La Fonte, kemasan 40 gram
  • air 500 mL

Sebenarnya produk ini adalah makaroni instan yang sudah dilengkapi dengan bumbu, akan tetapi kurang nikmat kalau langsung disantap, sehingga muncul ide kreatif ini ;-)

Ada 3 (tiga) varian: sup makaroni ayam, sup makaroni sayuran, dan sup makaroni jagung. Ketiganya dapat digunakan. Pemilihan varian digunakan sebagai base untuk memilih bahan-bahan lain yang akan ditambahkan.

Maaf, ini tidak bermaksud promosi lho, tetapi karena yang dicoba dalam resep ini adalah dari merk tersebut. Kalau mau pakai merk lain juga boleh koq :P

BAHAN-BAHAN TAMBAHAN :

  • brokoli
  • sosis ayam atau sapi
  • jagung manis yang sudah dipipil (kalengan atau segar)
  • wortel
  • telur ayam kampung
  • kentang
  • bawang merah goreng

Bahan-bahan ini tidak mutlak semuanya harus digunakan, jadi sifatnya optional, pilih yang Anda sukai dan inginkan saja. Bahan-bahan yang disebutkan di sini adalah yang pernah dicoba dalam resep ini. Anda bisa berkreasi sendiri, memodifikasi dengan bahan-bahan lain atau sayuran kesukaan Anda…

Misalnya: kol putih, sawi hijau (caisim, bokcoy), aneka jamur (jamur merang, jamur tiram, jamur kuping, shitake, champignon, dll.), potongan daging ayam/sapi, bakso, telur puyuh, kembang tahu, kacang polong, paprika, bawang bombay, aneka seafood (udang, cumi, kepiting, ikan, dll.), daun bawang, dlsb.

Banyaknya bahan-bahan yang diperlukan adalah secukupnya/sesuai kebutuhan, dipotong-potong sesuai selera tetapi jangan terlalu tebal atau tipis karena bisa tidak sempurna masaknya (undercooked atau overcooked).

Supaya kandungan vitamin tidak rusak, bahan-bahan jangan dimasak terlalu lama, ditunggu sampai layu tetapi jangan sampai berubah warna. Di samping itu, akan memberikan tekstur yang menarik, kremus-kremus, tidak lembek :)

BUMBU-BUMBU:

  • bumbu asli yang ada dalam kemasan makaroni
  • bawang putih 8 siung atau sesuai selera
  • daun seledri
  • daun bawang
  • merica bubuk
  • garam

Takaran bumbu-bumbu secukupnya saja, dikira-kira, sesuai selera.

CARA MEMASAK:

  • Masak 500 mL air (lebih kurang 2 gelas belimbing) sampai mendidih
  • Masukkan kentang yang telah dipotong bentuk dadu kecil-kecil.
  • Masukkan makaroni dan bawang putih yang sudah diiris-iris tipis.
  • Setelah kentang dan makaroni hampir matang, masukkan bahan-bahan tambahan. Perhatikan jenis bahan tambahan karena masing-masing bahan ada yang cepat matang, ada yang perlu waktu lebih lama untuk matang.
  • Bahan-bahan yang keras seperti wortel, kacang-kacangan, jagung, dan paprika dimasukkan duluan, sedangkan bahan-bahan yang berupa daun-daunan dimasukkan belakangan.
  • Bahan-bahan yang sudah matang, yang sudah dimasak duluan, atau yang cepat matang seperti: sosis, bakso, daging, telur, jamur, dan seafood, dimasukkan belakangan.
  • Terakhir masukkan bumbu-bumbu, aduk-aduk sebentar, taburi bawang merah goreng, lalu sajikan hangat.

SELAMAT MENCOBA!

Photobucket by chef Waluh Quinn

Mengolah Udang

MEMILIH UDANG SEGAR

Cara yang paling mudah untuk memilih udang yang segar adalah dengan membauinya: Udang yang segar menyebarkan aroma yang khas, tidak berbau busuk dan menusuk. Setelah itu perhatikan struktur tubuh udang: Kepala udang yang segar masih melekat seluruhnya pada badannya. Bila dipegang, badan udang terasa keras kenyal, serta kulitnya bening dan berseri. Udang yang sudah membusuk badannya lembek dan warnanya keruh kusam.

MEMBERSIHKAN UDANG

Sebelum dimasak ataupun disimpan, udang harus dibersihkan. Udang dapat dikuliti terlebih dahulu atau bisa langsung dicuci dan dibersihkan.

Menguliti udang yang berukuran besar atau berukuran sedang tidaklah sulit, tetapi yang berukuran kecil tidak mudah. Selain licin, kulitnya pun seakan menempel pada dagingnya. Supaya mudah mengulitinya, cucilah udang hingga bersih, masukkan ke dalam sebuah wadah, lalu siram dengan air panas secukupnya. Seketika, warna kulit udang pun akan berubah menjadi kemerahan. Setelah itu, buang air panasnya. Kini, udang siap dikuliti.

Untuk menguliti udang, putuskan terlebih dahulu kepalanya, yaitu tepat di antara batas kepala dan badan. Setelah kepala lepas, kuliti seluruh tubuh udang, mulai ujung dekat kepala hingga ke ekornya. Bila Anda harus menyisakan ekornya, berhentilah menguliti hingga ruas kulit kedua dari ekor.

Setelah selesai dikuliti, kerat punggung udang sepanjang badannya dengan kedalaman tak lebih dari setengah centimeter. Akan terlihat seperti ada tali berwarna kehitaman. Keluarkan dan buang tali tersebut, lalu udang dicuci bersih dan siap diolah.

MENYIMPAN UDANG

Udang dapat disimpan langsung setelah dibeli sebelum dikuliti dan dicuci, akan tetapi cara ini kurang disukai karena udang sering tercampur dengan kotoran-kotoran lain yang akan mengganggu aroma dan rasa pada saat dimasak. Oleh karena itu cuci bersih udang, kuliti bila perlu, lalu tiriskan untuk beberapa saat. Setelah itu masukkan ke dalam kantong plastik atau wadah lain yang bersih dan kedap udara, lalu simpan di dalam freezer.

MEMASAK UDANG

Agar udang tetap segar, berwarna cantik, dan tidak anyir/amis, simak tips berikut:

  • Daging udang amat lembut, karena itu, hindari memasak terlalu lama di atas api karena akan membuat daging udang menjadi lembek.
  • Penggorengan yang terlalu lama akan merusak kandungan protein udang dan membuat daging udang menjadi kering dan keras. Pakailah api besar supaya udang cepat matang.
  • Untuk menghilangkan bau amis/anyir pada udang, lumuri udang dengan air jeruk nipis atau air jahe, biarkan beberapa saat sebelum dimasak.
  • Apabila udang hendak direbus, jangan terlalu lama merebus karena menyebabkan cairan tubuh udang yang penuh gizi larut dan protein mengalami kerusakan.
  • Supaya udang rebus tampak cantik kemerah-merahan dan tidak anyir, masukkan beberapa tetes cuka ke dalam air rebusannya.

MEMANFAATKAN “LIMBAH” UDANG

Setelah udang dikuliti, maka kita akan mendapatkan sejumlah kepala, kulit, dan ekor udang yang menumpuk. Jangan dibuang dulu. Limbah udang tersebut dapat dimanfaatkan sebagai berikut:

  • Untuk membuat kaldu seafood. Cuci limbah udang lalu rebus dengan air secukupnya. Tunggu hingga mendidih lalu saring. Jadilah kuah kaldu yang segar dengan aroma yang khas untuk sup seafood Anda.
  • Untuk campuran bakwan atau perkedel. Cuci limbah udang lalu tiriskan. Potong kecil-kecil dengan gunting. Bila jumlahnya cukup banyak, masukkan ke dalam blender atau food processor. Campurkan ke dalam adonan bakwan,  perkedel, atau siomayAnda, maka akan mempercantik penampilan masakan Anda tersebut dengan adanya semburat kemerahan khas udang dan menambah sensasi “kres-kres” ketika digigit.
  • Untuk penyedap masakan, pengganti MSG. Kulit udang dibersihkan, dikeringkan, lalu dipanaskan dengan cara dipanggang. Setelah itu dihaluskan hingga lembut, menjadi butiran-butiran halus yang berwarna kuning kecoklatan.
  • Kulit udang mengandung protein chitin yang dapat diolah menjadi chitosan, yang mampu mengatasi tekanan darah tinggi, penyakit diabetes, penyakit liver, kanker, dan gangguan organ tubuh lainnya.
  • Kulit udang, mengandung protein chitin yang melalui proses hidrolisis lebih lanjut menjadi glukosamin. Glukosamin secara alami terdapat dalam tubuh kita, berperan dalam aktivasi dan proliferasi sel-sel tulang rawan, agar memproduksi kolagen. Glukosamin membantu metabolisme dan menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tulang dan sendi, membantu penyerapan kalsium, memberi efek seperti pelumas, sehingga penting dalam menjaga kesehatan, kelenturan, atau daya lenting persendian.

Ternyata kulit udang banyak manfaatnya, bukan? Jadi pikir-pikir lagi yuk kalau mau membuang kulit udang begitu saja :)

Bagi yang punya alergi terhadap udang (dan bisanya juga alergi terhadap kepiting dan kawan-kawannya), disarankan untuk tetap berhati-hati dalam mengkonsumsi produk olahan yang mengandung kulit udang, karena sumber alergi pada umumnya berasal dari protein kulit udang.

* dirangkum dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi

SELAMAT MENCOBA!

Photobucket by chef Waluh Quinn


Post Navigation

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 130 other followers