"Laksmindra Fitria"

…now this is my one and only blog! :)

Archive for the tag “deskripsi”

Tentang Ekofisiologi Hewan…

Ini adalah matakuliah pilihan (MKP) ke-4 yang diampu oleh Laboratorium Fisiologi Hewan Fakultas Biologi UGM. FYI, alias for your information, lab saya mengampu 5 (lima) matakuliah, yang terdiri atas:

Yang lainnya sudah dipromosikan, tinggal yang satu ini yang belum. Karena saya tidak pernah ikut mengajar, jadi promosinya saya taruh paling belakang  Materi kuliahnya sangat menarik, silakan baca kalau tidak percaya, saya sendiri berminat untuk mempelajarinya Mungkin terbersit di benak Anda sebuah pertanyaan: “Kalau berminat mengapa tidak mengajar?” Well, jawabannya simple aja… ndhak kemaruk! Whahahaa No, no, no… Seriously, karena ilmu ini bukan major saya. Setiap lecturer maupun researcher dituntut memiliki spesifikasi atau spesialisasi di dalam bidang ilmu tertentu untuk lebih fokus dalam mendalami dan memahami serta untuk kepentingan pengembangan bidang ilmu itu sendiri, yang disebut sebagai research interest atau “minat studi”. Namun demikian, mereka tetap harus mempelajari, dan mengembangkan core science-nya sehingga punya konsep dasar yang kuat untuk menjelaskan permasalahan-permasalahan yang timbul seputar bidang ilmu yang ditekuni dan diminatinya tersebut.

Pengen tahu lebih lanjut mengenai istilah-istilah spesifikasi, spesialisasi, major, minat studi, research interest, core science, basic science, dll…? Akan saya tulis mengenai hal-hal tersebut di lain kesempatan… Sekarang saya mau lanjutin promosi matkul Ekofisiologi-nya dulu yak…

IDENTITAS MATAKULIAH:

Nama: Ekofisiologi Hewan
Kode: BIO 4134
Sifat: Pilihan
Semester: Genap, mahasiswa tahun ketiga, dst.
Prasyarat: Fisiologi Hewan (BIO 3131)
SKS: 2/0

DOSEN PENGAMPU:

1. Dra. Mulyati Sarto, M.Si.
2. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc.

DESKRIPSI:

Mata kuliah Ekofisiologi Hewan menggabungkan studi mengenai bagaimana organisme berfungsi pada tingkat organ dan jaringan (fisiologi) dengan hubungan-hubungan antara organisme dan lingkungannya, baik abiotik maupun biotik (ekologi). Ekologi terutama mempelajari bagaimana hewan dan tumbuhan mempengaruhi lingkungan ekternalnya, sedangkan fisiologi mempelajari bagaimana hewan dan tumbuhan dapat bertahan pada perbedaan-perbedaan antara lingkungan eksternal, ekstrasel, dan intrasel. Ekofisiologi melibatkan interaksi-interaksi antara lingkungan eksternal dan ekstrasel tersebut.

Temperatur, nutrisi dan energi, air, serta keseimbangan zat-zat yang terlarut di dalamnya (solutus) adalah pembatas-pembatas utama kefaalan terhadap sebaran dan kemelimpahan organisme. Akan dipelajari pula tentang bagaimana pembatas internal dan eksternal tersebut diseimbangkan sehingga organisme dapat bertahan hidup dan berkembang biak, mulai dari lingkungan yang masih dapat ditolerir (homeostasis secara umum) hingga lingkungan dengan kondisi yang ekstrem/khas dan lingkungan yang tercemar.

Dalam matakuliah ini juga akan diulas kembali mengenai fisiologi, anatomi, dan adaptasi perilaku organisme dalam beberapa kondisi lingkungan, termasuk mengenai aktivitas hibernasi, torpor, dan estivasi. Namun sebelumnya akan dipelajari dahulu mengenai konsep aklimasi dan aklimatisasi, yaitu suatu cara yang diupayakan untuk membuat hewan mampu menyesuaikan diri dan terbiasa (adaptif) pada kondisi lingkungan yang baru. Tanpa adanya proses aklimasi atau aklimatisasi, maka hewan akan mengalami stress yang mengarah kepada kematian dan kepunahan.

Setelah selesai menempuh matakuliah ini dengan baik dan lengkap, mahasiswa diharapkan akan dapat memahami dan menganalisis hubungan antara faktor-faktor lingkungan terhadap fungsi dan interaksi sistem-sistem dalam tubuh hewan.

MATERI KULIAH:

Berikut ini pokok-pokok bahasan umum yang disampaikan dalam perkuliahan. Setiap pokok bahasan dikembangkan menjadi beberapa subpokok bahasan sebagai kerangka belajar untuk membantu mahasiswa supaya dapat memahami hal-hal yang dipelajarinya secara lebih baik. Hal ini juga untuk mengantisipasi supaya tidak terlalu jauh atau terlalu mendalam dalam mempelajari suatu bab.

Metode pembelajaran berupa kombinasi antara TCL (teacher-centered learning) dan SCL (student-centered learning) yang difasilitasi dengan handout, bahan ajar, dan sarana multimedia. Karena merupakan matakuliah pilihan, maka mahasiswa diharapkan lebih aktif, kreatif, bersemangat, dan dapat berinteraksi secara baik dengan dosen maupun teman-temen sekelas. Oleh karena itu, dalam matakuliah ini diberikan kuis, tugas individu, tugas kelompok, studi paper (research-based learning), dan presentasi/seminar.

1. Homeostasis
2. Iklim: mikroklimat, makroklimat, cuaca, dan perubahan cuaca
3. Body temperature: organisme ektoterm, endoterm, poikiloterm, homoioterm, heteroterm, termoregulasi, dan pengaturan pernafasan
4. Bentuk-bentuk adaptasi hewan: anatomis, fisiologis, dan perilaku
5. Keseimbangan cairan tubuh: ekskresi, iono-osmoregulasi, regulasi pH
6. Nutrisi, keseimbangan dan transformasi energi
7. Kehidupan hewan di lingkungan ekstrem:
→ kehidupan di muara (estuarine)
→ kehidupan di lautan dan lingkungan dengan salinitas tinggi (living in the ocean and other hypersaline environments)
kehidupan dalam suhu yang ekstra dingin/kutub (supercooling and subfreezing condition)
→ kehidupan di laut dalam (deep see life)
→ kehidupan di dalam gua (living in caves)
→ kehidupan di gurun (dessert live)
→ dll.
7. Diving physiology: kehidupam mammal air, burung air
8. Flexibility in oxygen uptake and circulation: ikan yang bernafa dengan paru, ikan yang dapat bertahan hidup di darat, amfibia, reptil air
9. Hibernation, torpor, and aestivation
10. Resistance and stress in animals exposed to pollutants

PUSTAKA ACUAN:

Bradshaw, D. 2003.  Vertebrate Ecophysiology.  Cambridge University Press.

Fregly M.J. and C.M. Blatteis. 1996. Handbook of Physiology: Environmental Physiology. Oxford University Press.

Louw, G.N. 1993. Physiological Animal Ecology. Longman & Scientific Technical.

Schmidt-Nielsen, K.  1997. Animal Physiology: Adaptation and Environment.  Fifth Edition.  Cambridge University Press.

Willmer, P., G. Stone, and I. Johnston.  2000.  Environmental Physiology of Animals.  Blackwell Science.

Tidak ada agenda praktikum untuk matakuliah ini, namun kami sedang mempertimbangkan mengenai kemungkinan adanya fieldtrip untuk lebih memperkaya ilmu yang telah diperoleh selama belajar di kelas dengan cara mengamati dan mempelajari secara langsung contoh-contoh yang ada di alam sekitar kita…
What do you think, folks?

Detail matakuliah yang meliputi identitas, deskripsi, tujuan, kompetensi, luaran, pokok bahasan, subpokok bahasan, rencana topik perkuliahan mingguan, acara praktikum mingguan, kontrak pembelajaran, buku-buku acuan, evaluasi dan komponen penilaian dituangkan dalam “Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester” (RPKPS).

______________________________________________________________________
Disarikan dari:
“Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) Matakuliah Ekofisiologi Hewan (BIO 4134) Untuk Semester Genap Tahun Akademik 2011/2012, Laboratorium Fisiologi Hewan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Tentang Fisiologi Hewan Lanjut…

Haa… Saatnya promosi matakuliah lagi yuks… :mrgreen: Masih ada 2 (dua) mata kuliah lagi nih yang diampu oleh Laboratorium Fisiologi Hewan Fakultas Biologi UGM yang belum dipromosikan: Fisiologi Hewan Lanjut (BIO 4131) dan Ekofisiologi Hewan (BIO 4134)… Sekarang giliran yang Fisiologi Hewan Lanjut dulu yak :D

Sesuai dengan namanya, matakuliah ini dipersembahkan untuk para peminat bidang Fisiologi Hewan yang belum puas menyantap menu-menu yang kami sajikan pada matakuliah Fisiologi Hewan (BIO 3131), dan ingin memenuhi hasratnya untuk lebih mendalami dan menekuni di bidang tersebut, di samping karena membutuhkan bekal lebih banyak untuk menunjang skripsinya :cool:

Dalam sejarahnya, matakuliah ini pernah mengalami masa-masa kejenuhan… yah biasa lah hidup itu kan seperti roda yang berputar… halaah :lol: sehingga staf lab berupaya sedemikan rupa mengadakan pembaharuan dan revisi terhadap materi kuliah yang diajarkan, dan… alhamdulillah yaah… atmosfernya mulai menggeliat dan bangkit lagi. Sesuatu… :P Meskipun format yang baru ini belum sepenuhnya dapat terealisasikan dengan baik, namun selama 2-3 tahun terakhir ini kami selalu berusaha memberikan yang terbaik kepada para mahasiswa sekalian, melakukan sejumlah improvement dan maneuver (WTH :?) untuk memperkaya materi sesuai yang dibutuhkan oleh para mahasiswa yang budiman :D

Berikut ini gambaran mengenai menu yang kami tawarkan untuk matakuliah Fisiologi Hewan Lanjut (BIO 4131)… Apabila berminat, silakan booking tempat untuk semester genap yang akan datang yak :mrgreen:

IDENTITAS MATAKULIAH:

Nama: Fisiologi Hewan Lanjut
Kode: BIO 4131
Sifat: Pilihan
Semester: Genap, mahasiswa tahun ketiga, dst.
Prasyarat: Fisiologi Hewan (BIO 3131)
SKS: 2/0

DOSEN PENGAMPU:

1. Dra. Mulyati Sarto, M.Si.
2. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si.
3. Dr.biol.hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si.

DESKRIPSI:

Matakuliah ini dimulai dengan mempelajari pengertian hewan coba, jenis-jenis, cara pemilihan, dan teknik pemeliharaan serta penanganannya yang baik dan benar sesuai kaidah Animal Welfare. Hewan-hewan coba merupakan subjek utama dalam berbagai penelitian fisiologi, praklnik, dan bioemedik. Akan dijelaskan pula mengenai ketiga macam penelitian tersebut. Berikutnya akan dipelajari secara detail mengenai Studi Praklinik dan beberapa macam parameter pengujian yang pokok dalam Studi Praklinik, antara lain: Uji toksisitas, profil darah rutin, uji kimia darah, evaluasi fungsi organ, uji fungsi reproduksi, fertilitas, teratogenik, dll.

Selanjutnya mahasiswa akan diperkenalkan dengan cabang-cabang Fisiologi Hewan yang tak kalah penting dan menarik untuk dipelajari, yaitu: Fisiologi reproduksi, Patofisiologi (gangguan dan kerusakan fungsi sistem tubuh akibat penyakit infeksi maupun penyakit fisiologis/degeneratif), dan konsep-konsep perilaku hewan.

Cabang-cabang fisiologi hewan yang telah dikembangkan dan merupakan studi interdisipliner seperti Biopsikologi dan Fisiologi olahraga juga akan dijelaskan dalam matakuliah ini. Biopsikologi mempelajari hubungan antara kondisi fisik dan psikis dalam menghadaopi kondisi lingkungan (baik internal maupun ekstrenal) yang tak lagi selaras untuk dikembalikan ke lingkup homeostasis. Fisiologi olahraga mempelajari mekanisme dan optimalisasi alat gerak, fungsi pergerakan, perbedaan antara bergerak dan berolahraga, manfaat olah raga, hal nutrisi (diet) untuk berbagai keperluan seperti: penyediaan energi, pemeliharaan sistem tubuh, pengobatan, dan pengaturan berat badan.

Di akhir matakuliah, mahasiswa akan diperkenalkan dengan berbagai metode/teknik yang merupakan aplikasi bioteknologi untuk berbagai penelitian di bidang fisiologi hewan.

Oleh karena matakuliah ini tidak dilengkapi dengan SKS praktikum, maka sebagai gantinya mahasiswa akan melakukan mini-project (penelitian sederhana nan singkat) dengan sebuah tema yang disepakati bersama untuk menerapkan teori/konsep yang telah didapatkan selama kuliah, juga untuk lebih memahami dan memperoleh keterampilan dan pengalaman bekerja di lab (skill).

MATERI KULIAH:

Berikut ini pokok-pokok bahasan umum yang disampaikan dalam perkuliahan. Setiap pokok bahasan dikembangkan menjadi beberapa subpokok bahasan sebagai kerangka belajar untuk membantu mahasiswa supaya dapat memahami hal-hal yang dipelajarinya secara lebih baik. Hal ini juga untuk mengantisipasi supaya tidak terlalu jauh atau terlalu mendalam dalam mempelajari suatu bab.

Metode pembelajaran berupa kombinasi antara TCL (teacher-centered learning) dan SCL (student-centered learning) yang difasilitasi dengan handout, bahan ajar, dan sarana multimedia. Karena merupakan matakuliah pilihan, maka mahasiswa diharapkan lebih aktif, kreatif, bersemangat, dan dapat berinteraksi secara baik dengan dosen maupun teman-temen sekelas. Oleh karena itu, dalam matakuliah ini diberikan kuis, tugas individu, tugas kelompok, studi paper (research-based learning), presentasi/seminar, dan/atau mini project sebagai pelengkap agar mahasiswa juga memperoleh keterampilan (skill) di samping mendapatkan teori/konsep yang dibutuhkan untuk memahami suatu kondisi/situasi fisiologi dan membuat suatu penelitian.

1. Penggunaan hewan coba untuk penelitian fisiologi, praklinik, dan biomedik
2. Studi Praklinik:
→ Uji toksisitas
→ Profil darah rutin
→ Uji kimia darah
→ Evaluasi fungsi organ
→ Uji fungsi reproduksi, fertilitas, teratogenik
→ Uji potensi
→ dll.
3. Fisiologi reproduksi
4. Patofisiologi
5. Perilaku hewan
6. Biopsikologi
7. Fisiologi olahraga: Mekanisme gerak, nutrisi, dan sistem energi
8. Aplikasi bioteknologi dalam penelitian fisiologi hewan

PUSTAKA ACUAN:

FELASA. 2008. Course in Laboratory Animal Science (FELASA Category-C Course). Federation of European Laboratory Animal Science Associations (FELASA).

Goodenough, J.E., B. McGuire, and R.A. Wallace. 1993. Perspective on Animal Behavior. John Wiley & Sons, Inc. Toronto.

OECD. 2000. OECD Guidelines for the Testing of Chemicals. Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Paris.

Pinel, J.P.J. 2009. Biopsychology. Seventh Edition. Pearson Education Inc. Boston.

Price, S.A. dan L.M. Wilson. 2006. Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Edisi 6. Cetakan I. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.

van Tienhoven, A. 1983. Reproductive Physiology of Vertebrates. Second Edition. Comstock Publishing Associtaes. Cornell University Press. London.

Wilmore, J.H., D.L. Costill, and W. L. Kenney. 2008. Physiology of Sport and Exercise. Fourth Edition. Human Kinetics Publishers, Champaign.

Detail matakuliah yang meliputi identitas, deskripsi, tujuan, kompetensi, luaran, pokok bahasan, subpokok bahasan, rencana topik perkuliahan mingguan, acara praktikum mingguan, kontrak pembelajaran, buku-buku acuan, evaluasi dan komponen penilaian dituangkan dalam “Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester” (RPKPS).

______________________________________________________________________
Disarikan dari:
“Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) Matakuliah Fisiologi Hewan Lanjut (BIO 4131) Untuk Semester Genap Tahun Akademik 2011/2012“, Laboratorium Fisiologi Hewan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Tentang Endokrinologi…

Semester gasal sudah hampir berakhir, sekarang sedang memasuki minggu tenang, setelah itu ujian akhir… Lalu berakhirlah sudah… Artinya matakuliah Endokrinologi yang diselenggarakan pada setiap semester gasal juga udah beres, tinggal ujian… Padahal belum sempat dipromosikan di sini ya 

Tapi gpp, tidak pernah ada kata terlambat untuk sebuah promosi… Masih ada semester-semester gasal yang lain ke depan, dan masih banyak mahasiswa yang belum mengambil matakuliah ini… Jadi saya masih bisa promosi biar mereka pada tertarik, karena ilmu ini memang menarik Hormon gitu loh… Ga percaya? Makanya cobain aja

Well, berikut sekelumit mengenai matakuliahEndokrinologi…

IDENTITAS MATAKULIAH:

Nama: Endokrinologi
Kode: BIO 4133
Sifat: Pilihan
Semester: Genap, mahasiswa tahun ketiga, dst.
Prasyarat: Fisiologi Hewan (BIO 3131)
SKS: 2/1

DOSEN PENGAMPU:

1. Dra. Mulyati Sarto, M.Si.
2. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si.

DESKRIPSI:

Matakuliah ini dimulai dengan mempelajari sejarah penelitian-penelitian awal oleh para ilmuwan mengenai hormon dan penemuan berbagai macam hormon. Endokrinologi berkembang pesat di wilayah kedokteran karena bekaitan dengan pengobatan dan terapi yang harus dilakukan kepada para pasien sehubungan dengan diagnosis penyakit-penyakit yang berhubungan dengan hormon (Endokrinologi Klinik). Dengan demikian, pengetahuan mengenai konsep dasar hormon dan kelenjar endokrin (Endokrinologi Dasar) juga harus dikuasai dengan baik.

Para ahli Biologi menemukan bahwa Sistem Endokrin tidak hanya dijumpai pada manusia ataupun mammal lainnya, tetapi juga sudah dimiliki oleh kelompok vertebrata yang lain, bahkan pada hewan-hewan avertebrata. Hal ini menunjukkan bahwa Sistem Endokrin telah mengalami proses evolusi yang sangat panjang. Hal ini sangat menarik untuk dikaji lebih lanjut.

Dasar-dasar Endokrinologi dimulai dengan pengklasifikasian hormon menjadi 2 macam, yaitu: kelompok hormon derivat protein dan derivat steroid. Produksi kedua kelompok hormon tersebut memiliki proses pengaturan (regulasi) yang spesifik, meliputi: sintesis, sekresi, transportasi, inaktivasi, dan ekskresi. Dijelaskan pula mengenai mekanisme aksi hormon dan efek-efeknya secara umum, sebelum nantinya akan dijelaskan secara spesifik untuk setiap hormon/kelenjar. Dijelaskan pula mengenai pusat koordinasi hormonal tubuh yang melibatkan aksis hipotalamus-hipofisis-kelenjar endokrin perifer/jaringan target.

Berikutnya mahasiswa akan mempelajari lebih dalam mengenai berbagai kelenjar endokrin dan hormon-hormon yang dihasilkannya, meliputi: adenohipofisis, neurohipofisis, pineal (epifisis), tiroid, paratiroid, timus, pankreas, adrenal/suprarenal, dan gonad (kelenjar reproduksi, testis dan ovarium).

Matakuliah ini juga mempelajari prinsip-prinsip teknik/metode laboratorium yang dapat diterapkan dalam penelitian Endokrinologi, yaitu: assay hormon RIA, IRMA, ELISA, dll. Akan dipelajari pula alternatif teknik/metode lain untuk penelitian Endokrinologi yang dapat diandalkan selain pengukuran hormon secara langsung, mengingat bahwa assay hormon tidaklah murah, sementara banyak hal lain yang bisa dikaji sebagai ekspresi hormonal.

MATERI KULIAH:

Berikut ini pokok-pokok bahasan umum yang disampaikan dalam perkuliahan. Setiap pokok bahasan dikembangkan menjadi beberapa subpokok bahasan sebagai kerangka belajar untuk membantu mahasiswa supaya dapat memahami hal-hal yang dipelajarinya secara lebih baik. Hal ini juga untuk mengantisipasi supaya tidak terlalu jauh atau terlalu mendalam dalam mempelajari suatu bab.

Metode pembelajaran berupa kombinasi antara TCL (teacher-centered learning) dan SCL (student-centered learning) yang difasilitasi dengan handout, bahan ajar, dan sarana multimedia. Karena merupakan matakuliah pilihan, maka mahasiswa diharapkan lebih aktif, kreatif, bersemangat, dan dapat berinteraksi secara baik dengan dosen maupun teman-temen sekelas. Oleh karena itu, dalam matakuliah ini diberikan kuis, tugas individu, tugas kelompok, studi paper (research-based learning), dan presentasi/seminar.

1. Sejarah singkat Endokrinologi
2. Klasifikasi hormon
3. Pengaturan/regulasi produksi hormon (sintesis, sekresi, transportasi, ekskresi)
4. Mekanisme aksi dan efek hormon
5. Aksis Hipotalamus-Hipofisis
6. Pineal Body
7. Anti-Diuretic Hormone (ADH)
8. Kelenjar tiroid dan paratiroid
9. Growth Hormone (GH)
10. Prolaktin dan oksitosin
11. Kelenjar adrenal/suprarenal → Organ stress
12. Kelenjar pankreas dan hormon-hormon gastrointestinal
13. Endokrinologi reproduksi jantan
14. Endokrinologi reproduksi betina
15. Hormon pada Avertebrata
16. Metode penelitian bidang Endokrinologi

MATERI PRAKTIKUM:

Matakuliah ini dilengkapi dengan praktek di laboratorium (praktikum) guna melengkapi teori yang telah diperoleh mahasiswa di kelas sekaligus melatih skill mereka.

Kegiatan praktikum dibimbing oleh asisten yang berasal dari mahasiswa-mahasiswa senior yang telah dipilih melalui mekanisme seleksi khusus dan diawasi oleh para dosen pengampu.

1. Teknik pemeliharaan dan penanganan hewan coba untuk penelitian endokrinologi
2. Topografi kelenjar-kelenjar endokrin
3. Struktur kelenjar-kelenjar endokrin
4. Indeks melanofor (pigmentasi pada ikan dan berudu)
5. Pengaturan kadar gula darah (hewan model DM-1 dan DM-2)
6. Metamorfosis pada amfibi
7. Percobaan dengan testosteron (pada ikan dan anak ayam DOC)
8. Endokrinologi reproduksi jantan:
>> Analisis semen
>> Menentukan rasio testis dan kelenjar-kelenjar seks asesoris
9. Endokrinologi reproduksi betina:
>> Mempelajari siklus estrus
>> Menentukan indeks gonadosomatik
10. Pengukuran hormon dengan metode ELISA kompetitif
11. Percobaan ablasi tangkai mata udang

PUSTAKA ACUAN:

Brook, C.G.D. and N.J. Marshall. 1996. Essential Endocrinology. Blackwell Science, Inc. Oxford.

Gard, P.R.  1998. Human Endocrinology. Taylor & Francis, Ltd. Gunpowder Square, London.

Greenspan, F.S. and J.D. Baxter. 1994. Basic and Clinical Endocrinology. Fourth Edition. A Lange Medical Book. Appleton & Lange/Prentice Hall International, Inc. Norwalk, CT.

Hadley, M.S. 1996. Endocrinology.  Prentice Hall. Englewood Cliffs. New Jersey.

Sanders. 2004. Endocrine and Reproductive System. Second Edition. Mosby International Ltd./Elsevier Science Ltd. London.

Silverstein, A. 1983. Human Anatomy and Physiology. Second Edition. John Wiley and Sons, New York.

Detail matakuliah yang meliputi identitas, deskripsi, tujuan, kompetensi, luaran, pokok bahasan, subpokok bahasan, rencana topik perkuliahan mingguan, acara praktikum mingguan, kontrak pembelajaran, buku-buku acuan, evaluasi dan komponen penilaian dituangkan dalam “Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester” (RPKPS).

______________________________________________________________________
Disarikan dari:
“Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) Matakuliah Endokrinologi (BIO 4133) Untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2011/2012, Laboratorium Fisiologi Hewan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Materi Kuliah Fisiologi Hewan S1

Telat untuk disampaikan pada semester ini, karena sepekan lagi sudah masuk Ujian Akhir Semester… tapi gpp, better late than never :lol:

Well, ini hasil housecleaning dari blog saya yang lama yang mau saya delete… Sayang kalau dibuang, lagipula isi artikel ini tak pernah lekang oleh waktu, kata Kerispatih… evergreen, kata The Beatles :P selalu bermanfaat untuk semester-semester selanjutnya, untuk angkatan-angkatan berikutnya :mrgreen:

IDENTITAS MATAKULIAH:

Nama: Fisiologi Hewan
Kode: BIO 3131
Sifat: Wajib
Semester: Gasal, mahasiswa tahun kedua, dst.
Prasyarat: Biokimia (BIO 2011)
SKS: 3/1

DOSEN PENGAMPU:

1. Dra. Mulyati Sarto, M.Si.
2. Slamet Widiyanto, S.Si., M.Sc.
3. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si.
4. Dr.biol.hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si.

DESKRIPSI:

Matakuliah Fisiologi Hewan merupakan cabang Biologi yang posisinya sentral, mempelajari aktivitas dan fungsi organ-organ tubuh hewan yang dapat dirangkum menjadi 4 (empat) proses, yaitu: koordinasi, pertukaran zat, pergerakan, dan reproduksi.

  • Sistem koordinasi mencakup komunikasi neural dan hormonal yang merupakan kunci regulasi berbagai sistem tubuh.
  • Pertukaran zat meliputi proses pernafasan, pencernaan, ekskresi, dan osmoregulasi.
  • Mekanisme pergerakan meliputi sistem peredaran darah dan limfe, imunitas, dan fungsi otot.
  • Sistem reproduksi membahas proses pembentukan gamet (gametogenesis) dan regulasi hormonal.

Kajian matakuliah ini bersifat global namun relatif dangkal, mengutamakan pada pemahaman konsep dasar atau prinsip kerja dan perbandingan pada berbagai kelompok hewan mulai dari avertebrata, vertebrata, dan manusia.

Pembahasan yang lebih spesifik dan mendalam akan disampaikan dalam matakuliah pilihan yang tersedia dan diampu oleh Laboratorium Fisiologi Hewan Fakultas Biologi UGM, yaitu:

MATERI KULIAH:

Berikut ini pokok-pokok bahasan umum yang disampaikan dalam perkuliahan. Setiap pokok bahasan dikembangkan menjadi beberapa subpokok bahasan sebagai kerangka belajar untuk membantu mahasiswa supaya dapat memahami hal-hal yang dipelajarinya secara lebih baik. Hal ini juga untuk mengantisipasi supaya tidak terlalu jauh atau terlalu mendalam dalam mempelajari suatu bab.

Metode pembelajaran berupa kombinasi antara TCL (teacher-centered learning) dan SCL (student-centered learning) yang difasilitasi dengan handout, bahan ajar, dan sarana multimedia. Sebagai matakuliah wajib, maka materi ditekankan pada pemahaman mengenai konsep dasar dalam fisiologi, prinsip-prinsip suatu proses/ mekanisme dalam berbagai sistem tubuh, dan perbandingan (komparativa) antarkelompok hewan.

Mengingat banyaknya peserta, karena matakuliah ini merupakan matakuliah wajib, maka mahasiswa dikelompokkan menjadi beberapa kelas paralel sehingga proses pembelajaran dan pendidikan dharapkan menjadi lebih efektif. Mahasiswa diharapkan proaktif, baik bertanya, menjawab pertanyaan, maupun berdiskusi dengan dosen maupun teman-temen sesama peserta matakuliah ini.

1. Konsep dasar dalam fisiologi, meliputi: homeostasis, translokasi materi melintasi membran sel, mekanisme umpan balik, metabolisme, ekskresi dan sekresi, dll.
2. Sistem koordinasi neural
3. Alat-alat indra dan penerimaan informasi dari lingkungan eksternal
4. Sistem koordinasi hormonal
5. Endokrinologi reproduksi
6. Sistem pencernaan
7. Sistem respirasi dan pertukaran gas (ventilasi)
8. Sistem sirkulasi darah dan limfe
9. Sistem kekebalan tubuh (imunitas)
10. Sistem ekskresi dan osmoregulasi
11. Sistem uropoetika
12. Sistem otot dan mekanisme gerak

MATERI PRAKTIKUM:

Matakuliah ini dilengkapi dengan praktek di laboratorium (praktikum) guna melengkapi teori yang telah diperoleh mahasiswa di kelas sekaligus melatih  keterampilan dan kecakapan (skill) mereka dalam menggunakan alat dan menerapkan metode untuk melakukan penelitian-penelitian di bidang Fisiologi Hewan.

Kegiatan praktikum dibimbing oleh asisten yang berasal dari mahasiswa-mahasiswa senior yang telah dipilih melalui mekanisme seleksi khusus dan diawasi oleh para dosen pengampu.

1. Pengenalan hewan coba untuk penelitian praklinik, yang meliputi:
→ a. teknik pemilihan dan penanganan (handling) hewan coba
→ b. anestesi, eutanasi, dan nekropsi
→ c. teknik pengambilan sample organ/jaringan
→ d. menentukan indeks organ
2. Pengujian hematologi rutin, yang meliputi:
→ a. teknik/metode sampling darah
→ b. preparasi serum dan plasma
→ c. membuat profil eritrosit: menghitung jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, persentase hematokrit, menentukan nilai MCH, MCV, MCHC
→ d. membuat profil leukosit: menghitung jumlah leukosit total, hitung leukosit diferensial (hemogram)
→ e. menghitung jumlah keping darah
3. Penentuan waktu koagulasi dan waktu perdarahan (hemostasis)
4. Penentuan golongan darah dan melihat reaksi hemagglutinasi
5. Fisiologi olah raga, yang meliputi:
→ a. pengukuran desakan darah, frekuensi denyut jantung, dan penentuan indeks bugar (sphigmomanometry)
→ b. pengukuran suhu tubuh
→ c. penentukan kapasitas paru (spirometer)
→ d. penghitungan konsumsi oksigen relatif (respirometer)
8. Fisiologi sistem pencernaan
→ a. proses pencernaan secara enzimatis
→ b. pengaturan kadar gula darah (hewan model hiperglikemia DM-1 dan DM-2)
→ c. penghitungan kadar kolesterol total, HDL, LDL (hewan model hiperlipidemia)
9. Pengenalan prinsip kerja metode ELISA untuk pengukuran hormon dan imunologi
10. Fisiologi reproduksi, yang meliputi:
→ a. preparasi sample semen
→ b. analisis semen secara kualitatif dan kuantitatif
→ c. mengamati siklus estrus
→ d. menentukan indeks gonadosomatik (IGS)

PUSTAKA ACUAN:

Kay, I. 1998. Introduction to Animal Physiology. Bios Scientific Publisher. Guilford.

Marshall, P.T. and G.M. Hughes. 1980. Physiology of Mammal and Other Vertebrates. Cambridge University Press. Cambridge.

Moyes, C.D. and P.M. Schulte. 2008. Principles of Animal Physiology. Pearson/Benjamin Cummings. San Francisco. California.

Withers, P.C. 1992. Comparative Animal Physiology. saunders College Publishing. Harcourt Brace Javanovich. College Publishers. Orlando. Florida.

Previte, J.J. 1983. Human Physiology. McGraw-Hill Book Company. New York.

Prosser, C.L. 1991. Comparative Animal Physiology. John Wiley and Sons. New York.

Seeley, R.R., T.D. Stephens, and P. Tate. 2000. Anatomy and Physiology. McGraw-Hill Company. New York.

Detail matakuliah yang meliputi identitas, deskripsi, tujuan, kompetensi, luaran, pokok bahasan, subpokok bahasan, rencana topik perkuliahan mingguan, acara praktikum mingguan, kontrak pembelajaran, buku-buku acuan, evaluasi dan komponen penilaian dituangkan dalam “Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester” (RPKPS).

______________________________________________________________________
Disarikan dari:
“Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) Matakuliah Fisiologi Hewan (BIO 3131) Untuk Semester Gasal Tahun Akademik 2011/2012, Laboratorium Fisiologi Hewan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Tentang Imunobiologi…

Semester gasal ini hampir berakhir…
Matakuliah Fisiologi Hewan yang menjelaskan tentang konsep dasar fungsi sistem-sistem tubuh juga sudah hampir tuntas… Minggu ini materi kuliahnya adalah Sistem Imun. Mengenai apa yang dipelajari dalam Sistem Imun sudah sempat saya singgung sedikit pada minggu-minggu sebelumnya, namun secara lengkap akan dijelaskan secara khusus minggu ini. Nah, barangkali ada yang berminat ingin lebih mendalami Sistem Imun? Di semester genap yang akan datang, matakuliah ini diselenggarakan lho, monggo silakan dicicipi :mrgreen:

IDENTITAS MATAKULIAH:

Nama: Imunobiologi
Kode: BIO 4132
Sifat: Pilihan
Semester: Genap, mahasiswa tahun ketiga, dst.
Prasyarat: Fisiologi Hewan (BIO 3131)
SKS: 2/1

DOSEN PENGAMPU:

1. Laksmindra Fitria, S.Si., M.Si.
2. Dr.biol.hom. Nastiti Wijayanti, S.Si., M.Si.

DESKRIPSI:

Matakuliah ini dimulai dengan mempelajari konsep dasar imunologi yang meliputi pengertian antigen, imunogen, alergen, dan patogen. Akan dijelaskan pula prinsip dasar kerja sistem imun, yaitu mempertahankan/mentolerir self dan melawan nonself sebagai mekanisme pertahanan diri (respon imun), bagaimana sistem imun dapat mengenali dan membedakan antara self dan nonself, dan apa akibatnya apabila terjadi kegagalan pengenalan tersebut.

Setelah itu akan ditelaah komponen-komponen yang berperan di dalam sistem imun yang meliputi komponen sel yang disebut sebagai sel-sel imunokompeten dan komponen-komponen nonsel seperti komplemen, antibodi, dan bermacam-macam protein plasma. Bahwa sel-sel imunokompeten tersebut mendapatkan kemampuan dan keahliannya melalui edukasi di dalam jaringan limfoid primer (sumsum tulang, timus, dan bursa Fabricius) dan jaringan limfoid sekunder (nodus limfatikus, lien, tonsil, MALT, dll.).

Akan dipelajari pula 3 macam imunitas, yaitu: imunitas alami (innate immunity), imunitas yang didapat (adaptve immunity), dan imunitas yang ditransfer (adoptive immunity). Selanjutnya akan dibahas tentang mekanisme respon imun humoral dan mekanisme imun yang diperantarai sel, dan sistem memori imunologi (kemampuan mengingat antigen yang pernah menginfeksi).

Konsep dasar imunologi tersebut selanjutnya digunakan untuk membahas kelainan-kelainan yang terjadi akibat ketidaknormalan/kegagalan fungsi sistem imun seperti autoimunitas, alergi, dan defisiensi imun. Demikian juga fungsi sistem imun pada kasus-kasus khusus seperti kanker, kehamilan, luka bakar, dll. Akan dibahas pula keterkaitan antara sistem imun dengan fungsi tubuh lainnya, terutama hubungannya dengan kondisi stres/kejiwaan dan bertambah parahnya penyakit.

Matakuliah ini juga mempelajari prinsip-prinsip teknik/metode laboratorium yang dapat diterapkan dalam penelitian imunologi.

Berbeda dengan matakuliah Imunologi, matakuliah Imunobiologi juga membahas perkembangan sistem imun pada hewan-hewan nonmammalia dan avertebrata. Hal ini menunjukkan bahwa sistem imun telah mengalami evolui dan perkembangan yang sangat panjang. Diulas pula mengenai sistem imun pada tumbuhan.

MATERI KULIAH:

Berikut ini pokok-pokok bahasan umum yang disampaikan dalam perkuliahan. Setiap pokok bahasan dikembangkan menjadi beberapa subpokok bahasan sebagai kerangka belajar untuk membantu mahasiswa supaya dapat memahami hal-hal yang dipelajarinya secara lebih baik. Hal ini juga untuk mengantisipasi supaya tidak terlalu jauh atau terlalu mendalam dalam mempelajari suatu bab.

Metode pembelajaran berupa kombinasi antara TCL (teacher-centered learning) dan SCL (student-centered learning) yang difasilitasi dengan handout, bahan ajar, dan sarana multimedia. Karena merupakan matakuliah pilihan, maka mahasiswa diharapkan lebih aktif, kreatif, bersemangat, dan dapat berinteraksi secara baik dengan dosen maupun teman-temen sekelas. Oleh karena itu, dalam matakuliah ini diberikan kuis, tugas individu, tugas kelompok, studi paper (research-based learning), dan presentasi/seminar.

1. Imunobiologi selayang pandang
2. Antigen, imunogen, alergen, patogen
3. Mekanisme pengenalan antigen
4. Organ/jaringan limfoid primer dan sekunder
5. Komponen imunokompeten: komponen sel dan komponen nonsel
6. Imunitas bawaan, imunitas adaptif, dan imunitas adoptif
7. Respon imun dan toleransi imun
8. Sel T dan MHC
9. Sel B dan imunoglobulin
10. Sistem memori
11. Evolusi sistem imun (imunologi komparatif)
12. Berbagai gangguan terhadap sistem imun
13. Imunologi interdisipliner (aplikasi konsep)
14. Metode penelitian imunologi
15. Sistem imun pada tumbuhan

MATERI PRAKTIKUM:

Matakuliah ini dilengkapi dengan praktek di laboratorium (praktikum) guna melengkapi teori yang telah diperoleh mahasiswa di kelas sekaligus melatih skill mereka.

Kegiatan praktikum dibimbing oleh asisten yang berasal dari mahasiswa-mahasiswa senior yang telah dipilih melalui mekanisme seleksi khusus dan diawasi oleh para dosen pengampu.

A. Keterampilan Dasar (Basic Skill)
1. Teknik pemeliharaan dan penanganan hewan coba untuk penelitian imunologi
2. Metode anestesi dan eutanasi
3. Metode sampling darah
4. Preparasi serum dan plasma
5. Uji hematologi rutin
6. Rute administrasi
7. Nekropsi

B. Imunologi Dasar (Basic Immunology)
1. Topografi organ-organ limfoid primer dan sekunder
2. Struktur organ-organ limfoid primer dan sekunder
3. Sel-sel imunokompeten
4. Preparasi antigen
5. Isolasi limfosit dari darah perifer, timus, dan lien
6. Isolasi makrofag dari rongga peritoneum
7. Reaksi-reaksi imunologi
8. Teknik imunisasi: aktif, pasif, adoptif
9. Uji respon imun

C. Topik khusus (Mini Project)
Mahasiswa menyusun rancangan penelitian berdasarkan hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya kemudian dipresentasikan dan didiskusikan bersama teman-teman sekelas, dosen, dan asisten. Rancangan penelitian yang terpilih akan dilaksanakan sebagai penelitian kecil dengan data kelas.

PUSTAKA ACUAN:

Baratawidjaja, K.G. 2006. Imunologi dasar. Edisi 7. Balai Penerbit FKUI. Jakarta.

Davies, H. 1997. Introductory immunobiology. 1st edition. Chapman & Hall. London.

Eales, L.J. 1999. Immunology for life scientists, a basic introduction, a student-centred learning approach. 1st edition. John Wiley & Sons, Ltd. Chichester, UK.

Garvey, J.S., N.E. Cremer, D.H. Sussdorf. 1997. Methods in immunology, a laboratory text for instruction and research. 3rd edition. W.A. Benjamin, Inc. Reading, Massachusetts.

Janeway, C.A., P.Travers, M. Walport, M. Shlomchik. 2001. Immunobiology, the immune system in health and disease. 5th edition. Garland Publishing. New York.

Detail matakuliah yang meliputi identitas, deskripsi, tujuan, kompetensi, luaran, pokok bahasan, subpokok bahasan, rencana topik perkuliahan mingguan, acara praktikum mingguan, kontrak pembelajaran, buku-buku acuan, evaluasi dan komponen penilaian dituangkan dalam “Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester” (RPKPS).

______________________________________________________________________
Disarikan dari:
“Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS) Matakuliah Imunobiologi (BIO 4132) Untuk Semester Genap Tahun Akademik 2011/2012, Laboratorium Fisiologi Hewan, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Post Navigation

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 132 other followers